Mengapa Sodium Stearoyl Lactylate ada dalam Makanan?
Tanggal:2023-11-20
Baca:
Bagikan:
Natrium stearoyl laktilat terdiri dari asam laktat, asam stearat, natrium, dan senyawa lainnya. Di bidang industri makanan, pengemulsi SSL memainkan peran penting dalam meningkatkan stabilitas, rasa, dan umur simpan makanan. Pada artikel kali ini kita akan fokus pada emulsifier 481 pada produk makanan, meliputi apa itu dan karakteristiknya. Selain itu, blog ini juga akan menjelaskan berbagai kegunaannya.
Apa itu Natrium Stearoyl Laktilat?
Sodium Stearoyl Lactylate disingkat SSL dan juga dikenal sebagai pengemulsi e481. Rumus molekulnya adalah C21H41O3Na. Pengemulsi SSL termasuk dalam kelas bahan tambahan makanan yang dibuat dengan mensintesis garam natrium dalam asam stearat dan asam laktat. Pengemulsi 481 ditemukan dalam berbagai macam produk seperti makanan yang dipanggang, produk susu, makanan penutup, permen, selai, makanan hewan, dan banyak lagi.
Terbuat dari apakah Natrium Stearoyl Laktilat?
Biasanya, proses pembuatan natrium stearoyl laktilat dilakukan melalui reaksi emulsifikasi dan esterifikasi. Untuk lebih spesifiknya, larutan asam stearat dan natrium laktat dibuat terlebih dahulu, kemudian dicampur dalam perbandingan tertentu dan ditambahkan katalis. Di bawah suhu dan tekanan yang sesuai, reaksi esterifikasi dilakukan untuk menghasilkan pengemulsi SSL. Terakhir, dehidrasi dilakukan untuk menghilangkan kelebihan air dan kotoran untuk mendapatkan natrium stearoyl laktilat murni. Kemudian dipasarkan sebagai bubuk atau butiran SSL murni.
Apa sajakah Fitur Pengemulsi SSL?
Penampilan:Natrium stearoyl laktilat berbentuk bubuk berwarna putih atau kuning muda atau padatan rapuh dengan bau sedikit asam.
HLB:Pengemulsi SSL memiliki HLB 10-12. Natrium stearoyl laktilat memiliki sedikit sifat higroskopis, sehingga ideal untuk membentuk emulsi air dalam minyak (O/W) dan untuk digunakan sebagai pelembab.
Kelarutan: Sodium Stearoyl Lactylate sulit larut dalam air, tetapi dapat terdispersi sempurna dalam air dengan pengadukan yang kuat. Dan pengemulsi SSL larut dalam etanol, minyak panas, mentega, lemak, dll.
Keamanan:natriumSair mataLactylate (SSL) telah disetujui oleh FDA sebagai bahan tambahan makanan yang aman dan multifungsi. Selain itu, pengemulsi 481 tidak beracun dan dapat terurai secara hayati. Sederhananya, pengemulsi nabati 481 adalah bahan positif yang menawarkan berbagai manfaat bagi industri makanan.
Apa Kegunaan SSL Emulsifier pada Makanan?
Sodium Stearoyl Lactylate, sebagai bahan pengompleks emulsifikasi, dapat digunakan pada roti, kue, biskuit, mie, dan produk lainnya, terutama dalam produksi roti. Pengemulsi SSL memiliki efek unik. Fungsi utama Emulsifier 481 pada Roti adalah sebagai berikut:
Menunda Penuaan Roti: Meskipun roti yang dipanggang itu enak, pada akhirnya akan menunjukkan tanda-tanda penuaan seiring berjalannya waktu. Dengan menambahkan pengemulsi Sodium Stearoyl Lactylate (SSL), proses penuaan roti dapat ditunda sekaligus meningkatkan volume roti. Pengemulsi E481 dapat membentuk kompleks dengan pati, memperlambat laju kristalisasi pati dan karenanya menunda penuaan roti.
Meningkatkan Volume Roti:Selama proses persiapan adonan, pengemulsi SSL dapat bergabung dengan gluten gandum untuk membentuk kompleks, memperbaiki struktur adonan dan meningkatkan sifat retensi gas, sehingga menghasilkan volume roti yang lebih besar dan tekstur yang lebih baik. Oleh karena itu, penggunaan emulsifier 481 pada roti sangat penting dalam pembuatan produk panggang berkualitas tinggi.
Perkuat Adonan: Menambahkan bahan tambahan makanan SSL dapat membuat adonan lebih stabil dan elastis, yang sangat bermanfaat untuk produksi roti secara mekanis dan otomatis. Selain itu, pengemulsi E481 juga dapat dipasangkan dengan pati untuk bertindak sebagai pelembut roti.
Singkatnya, pengemulsi Sodium Stearoyl Lactylate (SSL) 481 dalam roti adalah bahan penambah dan pelembut adonan yang andal. Pengemulsi SSL dapat meningkatkan hasil produk roti yang dibesarkan ragi sekaligus memastikan kualitasnya seragam.
Berikut beberapa makanan umum yang mengandung pengemulsi e481:
# Produk yang dipanggang, pancake, wafel # Krimer Non-Susu # Icing, Isian, Puding #Kue dan Kerupuk # Minuman, Kopi # Buah Kalengan yang Diawetkan # Produk Daging #Makanan Acar # Saus atau Gravies # Produk Instan # Buah dan Sayur #Makanan Hewan Peliharaan
Apakah Produk Susu Natrium Stearoyl Laktilat?
Tidak. Natrium stearoyl laktilat bukan merupakan produk susu. SSL emulsifier merupakan bahan tambahan pangan yang biasa digunakan pada makanan olahan seperti roti, kue kering, dan biskuit. Sodium stearoyl-2-lactylate sendiri merupakan senyawa laktat, namun tidak mengandung bahan susu.
Intinya
Singkatnya, Penggunaanpengemulsi SSL dalam makanan yang dipanggang adalah cara terbaik untuk meningkatkan kualitas produk yang dipanggang, meningkatkan sifat tekstur, dan memperpanjang umur simpan. Dan pengemulsi E481 membuat makanan kita terasa lebih enak dan terlihat lebih menarik.